Frame Psikologi

Frame Psikologi

Memuat...

Logo
Tekanan Akademik

Ketika Skripsi Terasa Berat

27 September 2026 31 dilihat Pertanyaan anonim
?

Pertanyaan

Dibagikan melalui Tanya Psikolog

Kenapa ya, skripsi terasa berat banget padahal sebenarnya saya tahu saya mampu mengerjakannya? Setiap mau mulai rasanya berat, akhirnya menunda, merasa bersalah, lalu semakin stres. Sebenarnya apa yang sedang terjadi?

Anonim

Penanya

Jawaban Psikolog

Tanggapan dari psikolog profesional

N

Nur Septri Lestari, M.Psi., Psikolog

Psikolog • Dijawab 3 minggu yang lalu
Jawaban Profesional
Terima kasih sudah bercerita di forum ini. Saya melihat kondisi ini tidak selalu berarti kamu malas atau tidak mampu. Kemampuan mengerjakan skripsi dan kemampuan untuk memulai mengerjakannya adalah dua hal yang berbeda. Skripsi merupakan tugas yang kompleks, dan hasilnya sering terasa sangat menentukan masa depan. Karena itu, ketika akan mulai, bisa muncul kecemasan, takut salah, takut mendapat banyak revisi, takut hasilnya tidak sesuai harapan, atau bingung harus memulai dari mana. Akhirnya, otak memilih menghindari tugas tersebut karena menunda memberikan rasa lega untuk sementara.

Masalahnya kemudian dapat membentuk sebuah siklus: merasa berat, lalu menunda, sehingga merasa lega sementara, namun waktu semakin sedikit, akan membuat kamu merasa bersalah, semakin stress, lalu skripsi terasa semakin berat, dan kembali menunda. Pada sebagian mahasiswa, perfeksionisme juga memperkuat siklus ini. Misalnya, merasa bahwa tulisan harus langsung bagus atau harus memahami semuanya terlebih dahulu sebelum mulai. Padahal, skripsi memang merupakan proses yang terdiri dari menulis, mendapatkan masukan, melakukan kesalahan, dan memperbaikinya. Jadi, yang perlu diubah bukan hanya “menambah motivasi”, tetapi juga cara memandang tugas dan merespons rasa tidak nyaman ketika mengerjakannya.

Karena itu, jangan meminta diri sendiri “harus menyelesaikan skripsi”, tetapi ubahlah menjadi “apa satu langkah kecil yang bisa saya kerjakan sekarang?” Misalnya, membaca dua jurnal, memperbaiki satu paragraf, membuat satu tabel penelitian terdahulu, atau bekerja selama 15–20 menit. Coba juga tanyakan kepada diri sendiri, “Sebenarnya apa yang paling membuat saya berat mengerjakan skripsi: takut salah, takut mengecewakan dosen, bingung, lelah, atau takut menghadapi masa depan setelah lulus?” Dengan memahami sumber hambatannya, kamu akan lebih mudah menentukan strategi. Jadi, kamu bisa saja memang mampu mengerjakan skripsi, tetapi sedang mengalami hambatan psikologis dalam memulai dan mempertahankan prosesnya.

Semoga membantu ya

Butuh bantuan lebih personal?

Jawaban di forum bersifat umum. Untuk memahami kondisi Anda secara lebih mendalam, pertimbangkan konsultasi langsung dengan psikolog.

Bagikan diskusi ini

Mungkin jawaban ini juga bermanfaat untuk orang lain.

Butuh dukungan yang lebih personal?

Setiap cerita memiliki konteks yang berbeda. Konsultasikan kondisi Anda secara langsung bersama psikolog profesional Frame Psikologi dalam ruang yang aman dan nyaman.