Frame Psikologi

Frame Psikologi

Memuat...

Logo
Tanya Apapun Gratis

Tanya Psikolog

Tanya Apapun Mengenai Permasalahan Psikologis, Kesehatan Mental atau Perkembangan Psikologismu, Psikolog Frame Psikologi Siap Membantu, Gratis.

2 Diskusi Tersedia

Menampilkan diskusi pada kategori yang dipilih

Keluarga Anonim

Sudah Banyak Pencapaian Namun Tetap Merasa Kurang

Udah mencapai banyak hal, tapi kok masih sering ngerasa kurang ? Kenapa pencapaian sebanyak apa pun rasanya tetap nggak cukup ?

19 2 minggu yang lalu
Aisyah Bunga Septiani, M.Psi., Psikolog • Psikolog
Selamat malam. 
Ini pertanyaan yang menarik yaa. Sebenarnya faktornya ada banyak kemungkinan. Misal, mungkin karena orang yang kamu anggap penting, justru tidak mengapresiasi sehingga prestasimu selama ini rasanya seperti bukan hal yang istimewa, padahal dia adalah orang yang penting untuk membuatmu merasa bernilai. Atau mungkin karena kebiasaan sering membandingkan diri dengan orang lain, padahal nilaimu sudah 10 tapi setelah liat milik orang yang 12, itu buat kamu terus merasa kurang, dan banyak kemungkinan lainnya. 

Namun, saya nggak bisa menjawab dengan pasti tanpa tau lebih banyak soal kamu. Karena manusia itu unik, jadi setiap kasus pasti berbeda. Jika ada kesempatan dan rezeki lebih, kamu bisa melakukan konsultasi dengan psikolog Frame untuk membedah lebih dalam soal dirimu, sehingga kamu bisa lebih tau. 
Semoga membantu. 
Keluarga Anonim

Bukan Terlalu Sensitif, Mungkin Kita Hanya Ingin Dimengerti

Kapan lulus?’ ‘Kapan kerja ?’ ‘Kapan nikah ?’ ‘Kok badan kamu sekarang begitu ?’ ‘Lihat tuh anak orang…’ Kedengarannya mungkin seperti komentar biasa, tapi kenapa kalimat-kalimat dari keluarga justru bisa bikin kita insecure, tertekan, bahkan mempertanyakan diri sendiri ?

27 2 minggu yang lalu
Digi Alamsyah, S.Psi., M.Psi. • Psikolog
Pertama, jangan langsung menyalahkan diri sendiri karena merasa sedih atau tersinggung. Perasaanmu tetap valid.

Kedua, belajar memahami bahwa nilai dirimu tidak ditentukan oleh pencapaian, bentuk tubuh, pekerjaan, status hubungan, atau standar kehidupan orang lain.

Dan yang paling penting, jangan lupa menghargai proses yang sedang kamu jalani.

Kamu boleh belum lulus, belum bekerja, belum menikah, atau belum mencapai sesuatu yang selama ini diharapkan keluarga.
Bukan berarti kamu tidak berkembang. Bisa jadi, kamu sedang berjuang dengan hal-hal yang tidak semua orang tahu.

Kamu tidak harus menjadi seperti orang lain hanya untuk membuktikan bahwa dirimu berharga.

Terkadang, kita hanya membutuhkan sedikit ruang untuk bernapas, berhenti membandingkan diri, dan kembali mengenali apa yang sebenarnya kita butuhkan.

Kalau komentar keluarga, tekanan lingkungan, atau kebiasaan membandingkan diri mulai membuatmu lelah secara emosional, nggak ada salahnya mencari ruang untuk bercerita. 

Punya Pertanyaan Lain?

Konsultasi langsung dengan psikolog profesional kami secara rahasia dan nyaman.

Mulai Konsultasi