Sebenarnya, yang bikin kita cemas sering kali bukan karena chat-nya belum dibalas, tapi karena kita nggak tahu apa yang sedang terjadi. Terkadang ketika kita merasa kurang aman dalam hubungan, ketidakpastian itu bisa diisi oleh pikiran-pikiran yang paling kita takutkan.
“Jangan-jangan dia bosan.”
“Jangan-jangan perasaannya berubah.”
“Apa aku salah?”
Akhirnya kita mencari reassurance dari pasangan supaya bisa merasa tenang.
“Aku masih sayang kok.”
“Nggak ada yang berubah.”
Dan setelah mendengarnya, kita merasa lega. Sebenarnya, butuh reassurance itu wajar. Kita semua ingin merasa dicintai dan diyakinkan. Tapi, jangan sampai kita merasa “aku hanya bisa tenang kalau pasangan meyakinkan aku.” Coba belajar membedakan:
Fakta: “Dia belum membalas chat.”
Pikiran: “Dia sudah bosan sama aku.”
Belum tentu apa yang kita takutkan adalah apa yang sedang terjadi. Jadi, sebelum mencari kepastian dari pasangan, coba tenangkan diri dan tanyakan:
“Aku sedang menghadapi masalah, atau sedang menghadapi ketidakpastian?”
Karena terkadang, yang kita butuhkan bukan jawaban dari pasangan, tapi kemampuan untuk menenangkan diri ketika jawabannya belum kita dapatkan.